10 Kesalahan Pengucapan dan Penulisan Bahasa Indonesia Ini Sering Kita Lakukan

Bahasa Indonesia merupakan bahasa Ibu yang sehari-hari kita gunakan baik dalam berkomunikasi atau pun keperluan menulis, meski begitu ternyata terdapat banyak kesalahan bahasa indonesia dalam segi penulisan dan penyebutan yang kerap kali kita lakukan tanpa kita sadari.

Sangat disayangkan sekali sebenarnya, sebagai media komunikasi yang dipakai sehari-hari ternyata masih ada yang luput dan tidak kita ketahui, karena saya dulu juga pernah keliru akan hal ini, hehehe *jujur*. 

Bahkan ada juga beberapa kosakata tidak baku namun lebih terdengar familiar ditelinga kita padahal kosakata tersebut tidak sesuai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI).

Sama-sama belajar. Yuk, kita cari tahu kira-kira kosakata apa saja yang selama ini telah membuat kita keliru.

1. 
Kesalahan penulisan dalam KKBI


Dalam berbagai percakapan kita sering menggunakan dua kata ini secara bergantian dengan menyebut utang dan hutang, namun dari segi penulisannya kita lebih sering menulis hutang. Namun menurut KKBI yang benar adalah utang.

Nah untuk selanjutnya kita gunakan kata utang ya guys untuk keperluan kepenulisan kita.

2.
Kosakata dalam KKBI


Nah, untuk kosakata yang ini kita sering salah baik dalam segi pengucapan dan penulisannya. Selama ini kita lebih akrab dengan kata hisap. Namun menurut eyd kata yang baku dan benar adalah Isap.

Sedikit catatan, aturan ini juga berlaku untuk kata berimbuhan, contoh  "mengisap".  

3. 
KKBI

Hmmm.... Mungkin kosakata yang ini kamu baru tahu, aku juga hehe. Karena selama ini kita lebih familiar dengan kata contek. Padahal menurut KKBI yang benar adalah sontek. Fakta ini sempat bikin saya melongo sesaat, hehe.

4. 
KKBI

Hayo, yang ini juga pasti kebanyakan dari kalian baru tahu kan?

5.
Kkbi

Begitu pun kosakata yang satu ini. Dari segi pengucapan sehari-hari, kita lebih sering memakai sekedar. Mungkin lidah kita juga sudah nyaman menyebut dengan kata sekedar dibanding sekadar, karena sudah terbiasa aja hehe. Tapi ternyata selama ini keliru guys..

6. 

Dari segi pengucapan, dua kata ini sering disebut secara bergantian disesuaikan mood dan kebiasaan kita. Namun dari segi penulisan dominan orang-orang lebih sering menggunakan kata nafas. Padahal menurut eyd yang benar adalah napas.

7.

Wah, ini juga! mungkin kebanyakan dari kita baru tahu. Selama ini kita sering keliru dalam pengucapan dan penulisannya.

Hmm.. Pas baru tahu kebenaran ini, saya sempat mengernyitkan dahi sebentar karena heran.

8.

Kalau kosakata yang satu ini agak membingungkan ya guys. Karena kebanyakan orang indonesia menyebutnya dengan kata resleting dan lidah orang indonesia mungkin juga sudah nyaman dengan penyebutan resleting. 

Namun ternyata yang benar penulisannya adalah ritsleting, hehe.. cukup menjelimetkan juga ya guys dari cara menyebut dan penulisannya, yah tak lain karena memang kita belum terbiasa saja.  

9. 

Mungkin bagi yang baru tahu dan baru mendengar kesannya jadi aneh. Namun kalau mengikuti aturan, kata imbuhan yang benar adalah memesona bukan mempesona. 

Karena seluruh kata yang memiliki kata dasar berawalan huruf k, p, t, dan s mengalami peluluhan. 

10. 

Dua kata ini sering kita tulis dan ucapkan secara bergantian sesuai kebiasaan kita dalam melafalkannya, namun banyak yang tidak tahu bahwa kita tidak akan menemukan kata perduli dalam kamus KKBI, karena menurut aturan penulisan baku yang benar adalah peduli. 

Comments

Post a Comment