7 Hal Ini Sebaiknya Gak Perlu Kamu Harapkan Dalam Hidup Agar Kamu Bahagia

berharap
harapan

Ada pepatah mengatakan "Jika kamu sudah berharap pada manusia tandanya kamu harus siap terluka olehnya", ini benar adanya guys. Berharap boleh saja karena merupakan fitrah kita sebagai manusia selama harapan itu juga dimaknai dengan cara yang tepat dan benar, seperti berharap hanya pada tuhan dan diri sendiri. Karena sejatinya gak ada tempat bergantung yang lebih afdol didunia ini selain dua hal itu. Maka kamu perlu menghindari 5 perkara ini agar hidupmu gak makin dirundung rasa kecewa.

1. Menggantungkan kebahagiaan pada orang lain

Gak ada satu pun manusia yang diciptakan untuk membahagiakan semua orang. Maka dari itu jangan menaruh ekspektasi berlebih pada orang lain agar kamu tidak terluka pada kemungkinan-kemungkinan yang gak sesuai harapan. Kamu perlu merubah cara pandangmu mulai sekarang, bahwa kebahagiaan itu datang dari dalam diri kita sendiri bukan dari orang lain. 

2. Berharap semua orang akan memperlakukanmu dengan adil

Dalam hidup, akan selalu ada ketidak adilan yang akan kamu temui, konteksnya pun beragam. Meski kita sering dengar slogan "Junjung lah keadilan setinggi-tingginya", namun pada prakteknya susah untuk diterapkan. Karena dibanding bersikap bijaksana dalam menilai sesuatu, kebanyakan manusia lebih dikuasai ego dan rasa tamak, dimana mereka baru merasa adil jika dirinya mendapat sesuatu lebih dibanding yang lain. faktanya, masih banyak orang yang belum benar-benar bisa menjunjung nilai keadilan secara objektif.

3. Berharap semua orang akan memahami dan mengerti isi kepalamu

Kamu gak bisa memaksakan orang lain untuk sepaham dengan apa yang kamu pikirkan karena cara tiap orang dalam memandang sesuatu itu gak ada yang sama. Gak ada orang yang benar-benar tahu bagaimana cara matamu melihat, otakmu berfikir dan hatimu rasakan selain dirimu sendiri, meski pun kamu dengan rinci menceritakan isi kepalamu pada orang yang kamu ajak berbagi,  kadang gak semua orang akan benar-benar peka dan menangkap sinyal emosi yang sama. Alasannya gak lain karena mereka gak terlibat pada emosi kamu secara langsung.

4. Berharap orang lain akan memperlakukanmu dengan baik selayaknya kamu memperlakukan mereka

Dibanding sisi simpati dan empati, rata-rata kebanyakan orang lebih mendominasi dari sisi egoisnya, namun gak semua begitu ya guys. Meski kita sudah berusaha melakukan yang terbaik kadang ada saja celah yang dicari agar kita terlihat salah dan kurang dimata mereka. Dibanding menghargai hal positif yang sudah kita lakukan kebanyakan manusia lebih senang mencari kekurangan pada diri orang lain, bahkan seribu kebaikan akan terlupakan dengan satu kesalahan yang pernah diperbuat, seperti kata pepatah. 

Alangkah baiknya jika hidup ini dijalani saja secara seimbang, gak perlu bersikap sempurna dimata orang karena akan membuatmu lelah sendiri, bersikap lah baik secukupnya dan jahat sewajarnya, *jahatnya disesuaikan konteksnya ya guys* hehe. Dalam hidup ini kamu juga perlu membentengi dan merawat dirimu agar gak selalu dijadikan korban perasaan oleh orang lain. Terima saja kenyataan bahwa hal buruk bisa saja terjadi pada orang-orang yang baik sekali pun.

5. Berharap kesempurnaan/standar yang tinggi pada orang lain dan diri sendiri

Semua orang pasti ingin melakukan hal yang terbaik dan terorganisir. Namun kecenderungan perfeksionis ini bisa menghalangi seseorang untuk mencapai tujuannya. Orang yang perfeksionis akan kesulitan untuk memulai sesuatu, cenderung menunda-nunda, dan mencari jawaban yang terbaik. Sehingga akan berakhir pada depresi sendiri jika semua gak sesuai dengan apa yang diharapkan. 

Begitu pun kalau kamu juga menaruh standar tinggi pada orang disekitarmu, misalkan pada pasangan hidup atau orang terdekat, ya sama saja kamu hanya akan mendapat kecewa kalau ternyata mereka gak bisa memenuhi ekspektasimu, karena sejatinya gak ada manusia yang dilahirkan sempurna didunia ini. Menaruh standar tinggi pada orang lain sama saja kamu membebani mereka.


6. Berharap semua orang akan menerima keberadaanmu

Hidup ini lucu, kadang ada saja orang yang gak menyukai kita tanpa alasan yang bisa dijelaskan dengan logis. Lagi pula kita juga bukan Tuhan yang bisa membaca apa isi kepala orang lain tentang kita. Tapi bodo amat lah ya, jalani hidupmu dengan nyaman tanpa peduli apa pandangan orang terhadapmu, gak perlu mencemaskan hidup untuk memikirkan orang yang gak memberi kotribusi apa-apa pada hidup kita.

Tahu kah kamu bahwa rata-rata (gak semua) orang itu bisa benar-benar cocok pada orang-orang yang ditemuinya. Banyak orang yang diluarnya  terlihat akrab satu sama lain dalam bersosialisasi namun sebenarnya hati mereka sendiri pun gak benar-benar kompak. Tapi karena sejatinya bersosalisasi itu merupakan sebuah kebutuhan hidup tentunya setiap orang akan menyesuaikan diri dimana pun mereka berada saat itu. 

7. Berharap semua usaha dan kerja kerasmu akan mendapat hasil yang maksimal ditahap awal

Banyak orang yang menghabiskan masa mudanya dengan bekerja keras secara totalitas untuk mencapai tujuannya, susah senang jatuh bangun mungkin sudah pernah mereka rasakan. Gak ada orang yang bisa langsung sukses pada awal pencapaian pertamanya, tentunya akan banyak kendala, suka duka yang mereka lalui dimana hanya mereka yang tau.

Namun untuk menjadi orang sukses seperti sekarang tentunya mereka juga mengawalinya dari beberapa kali kegagalan. Banyak orang sukses yang lahir dari kegagalan, jarang banget ada yang mendapat percapaian bagus diawal-awal karier mereka karena semua memang butuh waktu dan pengorbanan. Namun bedanya mereka pantang menyerah, Optimis, sabar, selalu penasaran dan mau belajar dari kesalahan-kesalaha serta mengevaluasi semuanya dengan cara yang tepat. Dan kemudian akan mengaplikasikannya dengan cara yang terbaik. Dan semua itu gak diperoleh secara instan. 


Comments