![]() |
| harapan |
Ada pepatah mengatakan "Jika kamu sudah berharap pada manusia tandanya kamu harus siap terluka olehnya", ini benar adanya guys. Berharap boleh saja karena merupakan fitrah kita sebagai manusia selama harapan itu juga dimaknai dengan cara yang tepat dan benar, seperti berharap hanya pada tuhan dan diri sendiri. Karena sejatinya gak ada tempat bergantung yang lebih afdol didunia ini selain dua hal itu. Maka kamu perlu menghindari 5 perkara ini agar hidupmu gak makin dirundung rasa kecewa.
1. Menggantungkan kebahagiaan pada
orang lain
Gak ada satu pun manusia yang
diciptakan untuk membahagiakan semua orang. Maka dari itu jangan menaruh
ekspektasi berlebih pada orang lain agar kamu tidak terluka pada
kemungkinan-kemungkinan yang gak sesuai harapan. Kamu perlu merubah cara
pandangmu mulai sekarang, bahwa kebahagiaan itu datang dari dalam diri kita
sendiri bukan dari orang lain.
2. Berharap semua orang akan
memperlakukanmu dengan adil
Dalam hidup, akan selalu ada
ketidak adilan yang akan kamu temui, konteksnya pun beragam. Meski kita sering
dengar slogan "Junjung lah keadilan setinggi-tingginya", namun pada
prakteknya susah untuk diterapkan. Karena dibanding bersikap bijaksana dalam
menilai sesuatu, kebanyakan manusia lebih dikuasai ego dan rasa tamak, dimana
mereka baru merasa adil jika dirinya mendapat sesuatu lebih dibanding yang
lain. faktanya, masih banyak orang yang belum benar-benar bisa menjunjung nilai
keadilan secara objektif.
3. Berharap semua orang akan
memahami dan mengerti isi kepalamu
Kamu gak bisa memaksakan orang
lain untuk sepaham dengan apa yang kamu pikirkan karena cara tiap orang dalam
memandang sesuatu itu gak ada yang sama. Gak ada orang yang benar-benar tahu
bagaimana cara matamu melihat, otakmu berfikir dan hatimu rasakan selain dirimu
sendiri, meski pun kamu dengan rinci menceritakan isi kepalamu pada orang yang kamu ajak berbagi, kadang gak semua orang akan benar-benar peka dan menangkap sinyal emosi yang
sama. Alasannya gak lain karena mereka gak terlibat pada emosi kamu secara
langsung.
4. Berharap orang lain akan
memperlakukanmu dengan baik selayaknya kamu memperlakukan mereka
Dibanding sisi simpati dan empati,
rata-rata kebanyakan orang lebih mendominasi dari sisi egoisnya, namun gak semua begitu
ya guys. Meski kita sudah berusaha
melakukan yang terbaik kadang ada saja celah yang dicari agar kita terlihat
salah dan kurang dimata mereka. Dibanding menghargai hal positif yang sudah kita lakukan kebanyakan manusia lebih senang mencari kekurangan pada diri orang
lain, bahkan seribu kebaikan akan terlupakan dengan satu kesalahan yang pernah
diperbuat, seperti kata pepatah.
Alangkah baiknya jika hidup ini dijalani saja secara
seimbang, gak perlu bersikap sempurna dimata orang karena akan membuatmu lelah sendiri, bersikap lah baik secukupnya dan jahat
sewajarnya, *jahatnya disesuaikan konteksnya ya guys* hehe. Dalam hidup ini kamu juga perlu membentengi dan merawat dirimu agar gak selalu
dijadikan korban perasaan oleh orang lain. Terima saja kenyataan bahwa hal
buruk bisa saja terjadi pada orang-orang yang baik sekali pun.
5. Berharap kesempurnaan/standar
yang tinggi pada orang lain dan diri sendiri
Semua orang pasti ingin melakukan
hal yang terbaik dan terorganisir. Namun kecenderungan perfeksionis ini bisa menghalangi
seseorang untuk mencapai tujuannya. Orang yang perfeksionis akan kesulitan
untuk memulai sesuatu, cenderung menunda-nunda, dan mencari jawaban yang
terbaik. Sehingga akan berakhir pada depresi sendiri jika semua gak sesuai
dengan apa yang diharapkan.
Begitu pun kalau kamu juga menaruh standar tinggi
pada orang disekitarmu, misalkan pada pasangan hidup atau orang terdekat, ya sama
saja kamu hanya akan mendapat kecewa kalau ternyata mereka gak bisa memenuhi
ekspektasimu, karena sejatinya gak ada manusia yang dilahirkan sempurna didunia ini.
Menaruh standar tinggi pada orang lain sama saja kamu membebani mereka.
6. Berharap semua orang akan
menerima keberadaanmu
Hidup ini lucu, kadang ada saja
orang yang gak menyukai kita tanpa alasan yang bisa dijelaskan dengan logis. Lagi pula kita juga bukan Tuhan yang bisa membaca apa isi kepala orang lain tentang kita. Tapi bodo
amat lah ya, jalani hidupmu dengan nyaman tanpa peduli apa pandangan orang terhadapmu,
gak perlu mencemaskan hidup untuk memikirkan orang yang gak memberi kotribusi
apa-apa pada hidup kita.
Tahu kah kamu bahwa rata-rata (gak
semua) orang itu bisa benar-benar cocok pada orang-orang yang
ditemuinya. Banyak orang yang diluarnya terlihat akrab satu sama lain dalam bersosialisasi namun
sebenarnya hati mereka sendiri pun gak benar-benar kompak. Tapi karena sejatinya bersosalisasi itu merupakan sebuah kebutuhan hidup tentunya setiap
orang akan menyesuaikan diri dimana pun mereka berada saat itu.
7. Berharap semua usaha dan kerja
kerasmu akan mendapat hasil yang maksimal ditahap awal
Banyak orang yang menghabiskan
masa mudanya dengan bekerja keras secara totalitas untuk mencapai tujuannya, susah
senang jatuh bangun mungkin sudah pernah mereka rasakan. Gak ada orang yang
bisa langsung sukses pada awal pencapaian pertamanya, tentunya akan banyak
kendala, suka duka yang mereka lalui dimana hanya mereka yang tau.
Namun untuk menjadi orang sukses seperti
sekarang tentunya mereka juga mengawalinya dari beberapa kali kegagalan. Banyak
orang sukses yang lahir dari kegagalan, jarang banget ada yang mendapat
percapaian bagus diawal-awal karier mereka karena semua memang butuh waktu dan pengorbanan. Namun bedanya mereka pantang menyerah, Optimis, sabar, selalu penasaran dan mau
belajar dari kesalahan-kesalaha serta mengevaluasi semuanya dengan cara yang tepat. Dan
kemudian akan mengaplikasikannya dengan cara yang terbaik. Dan semua itu gak diperoleh secara instan.

Comments
Post a Comment