5 Tips Mengatasi Rasa Bosan Saat Bekerja dan Membuatmu Bersyukur

bosan kerja
bosan :(
Banyak faktor yang membuat kita jenuh bekerja, bisa dari beban pekerjaan yang tak berkesudahan, tidak cocok dengan atasan, gampang cekcok sama rekan kerja atau yang paling lumrah dialami karena suasana kantor yang tidak ada perubahan sama sekali alias monoton. Apa kalian pernah mengalami rasa bosan sampai berada dilevel tertinggi dari kejenuhan tersebut? Kalau Yes, berarti kamu tidak sendirian. Hampir semua orang pernah mengalaminya, merasa jenuh sampai berada di titik tertinggi dalam bekerja kadang membuat kita dilema antara mau lanjut apa tidak. 

Disaat fikiran kita kalah dengan rasa bosan dan terbesit ingin mengundurkan diri saja apakah konsekuensi kedepannya sudah kamu pertimbangkan dengan matang? Apakah cicilan-cicilan mu sudah lunas? Apa kamu sudah punya batu loncatan setelah resign nanti? Apa kamu punya cukup simpanan kedepan untuk jaga-jaga selagi menunggu dapat pekerjaan baru? atau apakah tabungan kamu sudah lebih dari cukup untuk memulai berwirausaha sendiri. Kalau juga belum wah.. sebaiknya tunda dulu keputusan untuk resign. Namun biasanya rasa bosan itu hadir hanya beberapa saat dalam hidupmu dan seiring berjalannya waktu akan lewat dan perasaanmu akan kembali stabil. Kadang kamu hanya butuh waktu saja untuk itu.

Satu hal yang perlu kita sadari, mencari pekerjaan tidaklah semudah membalik telapak tangan. Semakin bertambahnya usia peluang untuk mendapatkan pekerjaan semakin minim, tidakkah kalian menyadarinya. Yah, memang benar semua rezeki itu sudah diatur oleh tuhan kalau kita mau terus berdoa, berusaha dan optimis. Namun gak ada salahnya kita juga melirik kerealita yang ada . 

Setiap perusahaan memiliki kriteria khusus dalam memilih calon pelamar dan yang paling umum diantaranya status calon pelamar yang masih single alias belum menikah dan ada batasan usia yang tidak lebih dari 28-30 tahun.

Aku pun juga sering membaca keluh kesah para pencari kerja di sebuah akun grub medsos yang berfikir peluang kerja hanya diperuntukan untuk kaula muda-mudi yang belum menikah dan mengatakan jika mereka yang berkeluargalah yang lebih membutuhkan pekerjaan itu karena adanya tanggungjawab yang lebih dominan untuk menghidupi keluarganya. 

Tapi toh memang begitu aturannya dan pasti perusahaan juga punya alasan sendiri kenapa lebih memprioritaskan status lajang (belum menikah). Kalau kamu sadar akan hal ini, tentunya kamu akan berfikir ulang untuk melepas pekerjaanmu yang sekarang dan kamu bisa belajar menyesuaikan diri dengan mengubah cara berfikirmu.

Nah, berikut 5 tips semoga dapat membantu.

1.       Ketahui penyebab kebosanan dan coba komunikasikan
Tentunya kamu yang lebih mengetahuinya karena kamu yang merasakan. Jika salah satunya karena beban pekerjaanmu yang tidak sebanding dengan rekan yang lain cobalah untuk komunikasikan pada atasan, mintalah solusi dan jalan terbaik darinya agar beban kerja kamu bisa ringankan dan dibagi pada rekanmu yang lain. Sesekali kamu perlu tegas akan hal ini. Begitupun bila kamu ada cekcok dengan sesama rekan kerja pastinya diantara kalian akan merasa kesusahan sendiri jika ada keperluan satu sama lain kan? Maka dari itu cukup redam egomu, sapa dia duluan dan minta maaflah meski kamu tidak salah, mengalah bukan berarti kalah ya guys. Cekcok itu hal biasa dalam bekerja, namun semua bisa diredam dengan tetap menjalin komunikasi satu sama lain.

2.       Atur pernapasan kita disaat senggang untuk memberi efek tenang.
Tahukah kamu jika dengan melakukan latihan pernapasan yang tepat dapat membuat dirimu rileks secara singkat juga dapat mencapai perasaan tenang dan relaksasi serta menjauhkan seseorang dari kondisi stres penyebab dari rasa bosan tersebut. Ada banyak teknik pernapasan yang bisa kamu pelajari di internet dan bisa kamu coba lakukan disela-sela waktu senggangmu dikala bekerja.

3.       Rubah mind set kita
Otak kita bekerja sesuai dengan apa yang kita pikirkan dan secara tidak langsung kita sudah memerintahkan sesuatu keotak kita entah itu emosi yang positif atau negatif. Segala macam emosi dalam dirimu hanya kamu yang dapat mengendalikannya bukan orang lain. Sering-seringlah bertukar pikiran dengan orang yang positif karena mereka akan menularkan kebiasaan baik kepadamu atau mengikuti training yang berkaitan dengan cara merubah mind set untuk mendapatkan kebahagiaanmu sehingga kamu dapat menjalani hari-harimu dengan rasa nyaman atau kamu juga bisa mempelajarinya sendiri dari internet, ada banyak sumber kok :).

4.       Menonton film atau membaca artikel yang dapat memotivasi kita
Selepas pulang kerja dan dalam keadaan santai  cobalah luangkan waktu untuk menonton film atau membaca artikel yang mengangkat tema motivasi dalam bekerja yang dapat membangkitkan semangat dan tentunya dapat memotivasi dirimu sendiri juga selain itu juga dapat membuatmu semakin bersyukur.

Toh kalau kita sudah jadi pengangguran, pasti kamu sewaktu-waktu bisa kangen pada masa-masa saat kerja dulu.

5.       Bersyukur dan berfikir positif
Terakhir ini adalah point utama dan yang paling penting yang juga merupakan kunci kebahagiaan dalam hidup. Sudahkah kamu bersyukur atas hal-hal baik yang kamu terima hari ini? Dengan bersyukur akan menciptakan fikiran yang positif dengan sendirinya. Mungkin sekarang kamu sedang jenuh dengan pekerjaanmu dan merasa stres karenanya namun pernahkan kamu membayangkan dan merasakan stresnya mereka yang hingga saat ini belum juga mendapatkan pekerjaan. Stres kita masih dibayar namun mereka sebaliknya. Bila kamu pernah membayangkan dan coba ikut merasakan berada diposisi mereka yang kurang beruntung dari kamu pasti akan membuatmu semakin bersyukur. Cobalah untuk memandang sesuatu bukan dari satu sisi saja.

Comments